Terkini

  • Perjalanan Ngamprok yang Seru - Amprokan Blogger sudah berlalu, namun saya belum sempat bercerita. Berhubung saya bukan wartawan melainkan blogger biasa saja yang tidak tergantung tenggat...
    13 hours ago

Twitter / andymse

25 May 2009

Blowjob

Melengkapi tulisan terdahulu mengenai susu gede sebelah, hardcore, kamasutra santri, dan queen of orgasm, kali ini ada lagi yaitu soal blowjob.
Saat ini saya sedang tertarik dengan Blok Cepu yang ada di wilayah Blora dan Bojonegoro. Bayangkan, bila BLORA itu namanya diganti BLOWRA, dan BOJONEGORO diganti JOBONEGORO… Blok Cepu pasti lebih asyik kalau dinamakan BLOWJOB… Ada yang tahu artinya???

Jangan ngeres ya pikiranmu! Emang blog-ku ini blog mesum pa???

BACA SELENGKAPNYA>>

Kopdar Kyai Slamet di Solo

Tanggal 19/05 malam, sampai menjelang siang di Hari Kebangkitan Nasional kemarin, Kyai Slamet dolan ke Solo. Setelah wedangan di dekat Koramil Jebres dan nonton Pagelaran Duel Keroncong di TBJT (Taman Budaya Jawa Tengah - Solo) bareng-bareng Erpan si tukang ngedeblues, Blontankpoer, Ciwir, Panjoell yang Budiman, Dony Alfan, dan Andy MSE, selanjutnya Kyai Slamet nginep di boardinghouse-nya Panjoell. Yang mengharukan, pagi harinya, Kyai Slamet, dosen Universitas Trunojoyo yang sudah S2 itu menasehati Panjul -adiknya-, agar segera menyelesaikan skripsinya. Saya yang menyaksikannya sungguh terharu… (tears)
BACA SELENGKAPNYA>>

The Queen Of Orgasm

Penghuni blogseper sudah banyak yang tahu dan paham bahwa yang namanya Kyai Slamet itu suka omong saru, porno, jorok… Saya juga tahu!… Namun selama ini saya cuek saja. Baru-baru ini, di sela kunjungan Mahasiswa Universitas Trunojoyo, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, ke Kampung Lele, Kec. Sawit, Kab. Boyolali, saya melihat banyak mahasiswi mengenakan kaos bertuliskan “The Queen Of Orgasm“…

Apakah ini yang disebut GURU KENCING BERDIRI MURID KENCING BERLARI??? (doh) Aeng-aeng wae!!!…
BACA SELENGKAPNYA>>

Joglo Abang

Akhirnya saya bisa berkunjung ke Joglo Abang. Ngiras-ngirus mbantu Kyai Slamet ngurusi murid-muridnya dari Universitas Trunojoyo (dimana ya???) yang berkarya-wisata ke Yogya, Kampung Lele Boyolali, dan Lembah Hijau Multifarm, saya (18/05) berangkat ke Yogya. Sengaja saya tidak mengganggu Kyai Slamet yang berasyik-masyuk dengan murid-muridnya, melainkan menuju ke Joglo Abang tempat para gentayangan bermarkas. Setelah beberapa kali bertanya dan menyusuri Selokan Mataram, saya bertemu Suryaden yang segera mengajak ke Joglo Abang. Ciwir pun datang menyusul, dan agak malam, Kyai Slamet diculik kaum gentayangan untuk bergabung di Joglo Abang.
BACA SELENGKAPNYA>>

Bluetooth Eksternal jadi Internal

Lagi-lagi soal bluetooth… Saya bosan kehilangan USB Bluetooth. Saking bosannya, tiba-tiba ada ide di kepala saya, bagaimana kalau USB Bluetooth ditanamkan saja ke dalam laptop. Budhallllllll… Langsung saja USB Bluetooth dibongkar. Kebetulan saya pakai Bluetooth 2.0 plus EDR, gak perlu utak-utik driver baik di Windows, Linux maupun di MacOS, juga di OS-OS lain… Acara bongkar-bongkaran laptop ini juga untuk memperbaiki left click pada touchpad Acer Travelmate 2423 bermesin Seleyon ini. Tidak lupa, mumpung dibongkar sekalian dibersihkan terutama di bagian pendingin processornya. Akhir-akhir ini panasnya agak abnormal karena sirip-sirip pendinginnya tersumbat kotoran sehingga pendinginan tidak optimal.
BACA SELENGKAPNYA>>

19 May 2009

SBY-BerBoedi

Setelah Jusuf Kalla-Wiranto (JKW) mendeklarasikan diri mereka sebagai Capres-Cawapres 2009-2014, akhirnya Megawati-Prabowo (Megapro) dan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono (SBY-berBudi) juga mendeklarasikan pencalonannya. Panggung Politik semakin ramai. Bisa jadi sampai menjelang Juli nanti akan muncul drama politik dan dagelan politik yang semakin membingungkan rakyat. Semua pasangan calon memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Semua juga mengklaim bahwa mereka akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik, semakin membela rakyat kecil (wong cilik), semakin mensejahterakan rakyat, dan lain-lain yang semuanya sangat yakin bisa membawa kemajuan. Haks… BACA SELENGKAPNYA>>

Ponorogo Islamic Book Fair 2009

Di sela-sela Talkshow “Ekspresikan Dirimu Dengan Blog” yang menjadi bagian dari Ponorogo Islamic Book Fair 2009, saya berkesempatan berkeliling di stan-stan pameran. Tentu saja sesuai namanya, kebanyakan adalah stan buku. Di banyak stan, dijumpai pula komputer atau laptop yang bisa digunakan untuk menjalankan berbagai software “Islami” yang ditawarkan selain buku. Ada juga yang sekedar rame-rame biar keren. Peserta Talkshow pun banyak yang menenteng laptop. BACA SELENGKAPNYA>>

Ponorogo

Beberapa hari lalu, saya menikmati suasana pagi di Wonogiri di tengah perjalanan menuju Ponorogo untuk mengunjungi Ponorogo Islamic Book Fair 2009. Perjalanan di pagi jam 05.15 WIB itu sangat lancar. Jalan halus mulus dan sepi membuat saya bisa memacu Makibao dengan nyaman. Sayangnya, itu tidak bisa dinikmati sepanjang perjalanan menuju ke Ponorogo. Dua puluh kilometer lepas dari Wonogiri, jalanan sempit bergelombang dan berkelak-kelok menyebalkan. Beruntung, saya mendapatkan pemandangan indah perbukitan kapur yang menurut ilmu geologi tercipta dari gerakan tektonik lempeng Ustrali yang menghunjam di bawah bagian selatan pulau Jawa. Dua puluh kilometer menjelang Ponogoro, barulah saya menemukan jalan yang lumayan mulus dan lempang, dan jam 07.20 WIB saya sudah memasuki kota Ponorogo. BACA SELENGKAPNYA>>

Kamasutra Santri

Pernahkah sedulur berfikir, bagaimana cara seorang “santri” bercinta??? Penasaran???
Baca saja buku ini! Bisa jadi, buku ini adalah salah satu referensi “santri“.
BACA SELENGKAPNYA>>

Jazz Merah

12 Mei 1998 sebelas tahun silam, tercatat sejarah kelam tak terlupakan. Korban berjatuhan, sampai sekarang tak jelas siapa yang melakukan. Jangan lupakan!
Jazz Merah, jangan zekali-zekali melupakan zejarah...
BACA SELENGKAPNYA>>

16 May 2009

Semarang Kota yang Unik

Sebagai sebuah kota pantai, Semarang sangat unik. Ada kawasan kota atas yang terbentang dari ujung timur di Tembalang, kawasan Gombel, kawasan Candi, sampai ke ujung barat di Ngaliyan. Di tengah-tengahnya dibelah oleh sungai. Kawasan kota bawah yang terbentuk dari endapan aluvial di jaman baheula terbentang luas dan berkembang menjadi pusat kota yang menjadi ibukota Propinsi Jawa Tengah itu. Lanskap yang unik itu menjadikan Semarang penuh dengan daya tarik, sekaligus petaka yang sampai sekarang tak kunjung berakhir.

Dataran yang bermula dari endapan aluvial yang semakin menurun menimbulkan ancaman rob yang bisa datang tak terduga baik di musim kemarau, apalagi di musim hujan. Sungai-sungai yang bermuara di Semarang setia mengirim banjir terutama di puncak musim hujan. Berbagai upaya telah dilakukan, namun sampai sekarang belum juga menghilangkan sama sekali ancaman bencana itu. BACA SELENGKAPNYA>>

Kopdar Akbar Loenpia.Net 2009

Saya ketemu banyak teman baru di sana. Beberapa sudah saya kenal sewaktu menghadiri Launching Bengawan di bulan Februari lalu. Lebih banyak yang belum kenal sama sekali. Tapi, suasana rukun, guyub, penuh persahabatan dan persaudaraan membuat saya tidak merasa asing sama sekali. Ada yang main game sepak bola, ada yang main othelo, ada yang main kartu, ada yang sibuk mengupas buah-buahan untuk rujakan, ada yang main pingpong. Pokoknya suasana ceria ada dimana-mana. Dunia begitu indah karena Loenpia, juga karena saya bisa nimbrung kesana kemari tanpa canggung. BACA SELENGKAPNYA>>

Mak Mi Koyor Jl Suyudono Semarang

Sabtu (09/05), melewati kota Semarang, saya merangkai kembali kenangan duapuluh sampai limabelas tahun lalu. Waktu itu saya masih SMA, tinggal di kampung Lemah Gempal di sekitaran Tugu Muda Semarang. Dulu sekali, saya sering mengunjungi sebuah warung makan milik Mak Mi -saya tidak tahu nama aslinya-, di Jl Suyudono No 51, Semarang. Jualannya khas, nasi koyor. Lebih istimewa lagi, di tempat Mak Mi juga menyediakan terpedo, yang bagi banyak orang dipercaya bisa meningkatkan vitalitas pria. Namun itu bukan klangenan saya. Goreng rajungan nglemburi lebih menarik minat saya. Sayang sekali, karena rajungan nglemburi juga susah dicari, harganya pun cukup mahal, sehingga jarang sekali saya bisa menikmatinya. BACA SELENGKAPNYA>>

Sumber Air Ingas Cokro Tulung

Sudah banyak yang berkunjung, juga sudah banyak yang menuliskan tentang Sumber Air Ingas Cokro Tulung. Ada yang tahu tempatnya? Kalau belum, coba tanya sama teman saya bang Ciwir.

Ini hanya nambah cerita saja. Kebetulan, beberapa waktu lalu saya dan keluarga berkunjung ke Cokro Tulung, sekaligus “melunasi hutang” kepada Nanin yang penasaran mendengar cerita teman-temannya. BACA SELENGKAPNYA>>

Touring Bersama Nanin

Persiapan touring pun lebih simpel, cukup membawa tenda dan sebuah ransel besar berisi selimut, pakaian, dan peralatan mandi. Seperti biasa, soal makanan tidak merepotkan karena bisa jajan di tempat-tempat wisata, atau di rumah makan yang banyak tersedia sepanjang jalan. Sesekali, sempat juga Nanin ngantuk. Bila sudah tak tertahankan, cukup mencari tempat aman dan tidur di tenda sampai hilang lelahnya.
Saya selalu senang bepergian bersama anak-anak saya. Bila touring bersama perempuan (lain…ops…) rasanya seperti seorang lelaki, touring bersama anak rasanya seperti lelaki sejati… :-D BACA SELENGKAPNYA>>

10 May 2009

Google Ketipu

Beberapa waktu lalu komputer Diki rusak harddisknya… Kebetulan saya tidak punya persediaan harddisk nganggur. Hanya ada sebuah harddisk bekas berkapasitas 20GB yang karena rusaknya, terpaksa partisinya dipotong di tengah. Dengan kapasitas sekecil itu tentunya tidak memungkinkan untuk dualboot, Windows dan Ubuntu Linux. Akhirnya ya diinstall Windows saja. Bagaimanapun juga Diki masih memerlukan Windows untuk nge-game, ada beberapa game yang sudah kadhung dibeli dengan tabungannya, dan dia sangat menyukainya. Nah… Semalam saya ingin menginstall browser Chrome dari Google. Saya buka Firefox, dan langsung menuju ke TKP. Badala… Munculnya kok seperti ini... BACA SELENGKAPNYA >>

Kisah Bluetooth-ku

Saya sudah beberapa kali membeli USB Bluetooth. Itu karena sehari-hari saya mengoneksikan laptop saya dengan cellphone yang berfungsi sebagai modem dengan perantaraan bluetooth. Berhubung laptop saya tidak “built in” blututnya, ya terpaksa pakai USB blutut. Harganya tidak begitu mahal, bagi saya yang penting cukup kuat untuk digunakan koneksi internet yang bisa jadi perlu waktu berjam-jam. Namun ada-ada saja kendalanya, pernah ada yang rusak entah apa sebabnya, ada pula yang patah terminalnya karena laptop dipinjam anak-anak dan ponakan yang berebutan main game dan mematahkan usb blutut itu, ada yang hilang mungkin ketinggalan entah dimana, ada pula yang jatuh dan terlindas motor. BACA SELENGKAPNYA >>

Pondok Maos Guyub

Gajah di pelupuk mata tidak tampak, kuman di seberang lautan tampak. Mungkin itu bisa menggambarkan saya selama ini. Bagaimana tidak? Di desa kampung halaman saya -hanya tigaratus meter dari rumah ibu saya-, di Jl Raya Bebengan 221, Boja, Kendal, ternyata sudah dua tahun lebih berdiri sebuah Perpustakaan Umum bernama Pondok Maos/Taman Bacaan “Guyub. Pun Pondok Maos itu sudah terkenal, -kondhang kaloka- sampai kemana-mana, saya malah tidak tahu adanya. Itu mungkin karena saya sudah cukup lama tidak tinggal di kampung halaman. Bahkan, seseorang di Pondok Maos Guyub sempat menduga, “Lhaaaaaa…. mesthi sampeyan ra nate maca koran ya???” BACA SELENGKAPNYA >>

05 May 2009

Air Mengalir Sampai Jauuuhhh

Proyek Swadaya Pembangunan Saluran Air Bersih untuk warga Limbangan sudah 80% selesai. Air sudah mengalir sampai ke RW 4 dan RW 5 Desa Limbangan, Kec. Limbangan, Kab. Kendal. Pipa paralon ukuran 3 inchi masih tersisa 6 batang, dan rencananya akan ditukarkan dengan pipa paralon ukuran 1 inchi yang akan digunakan untuk menambah jaringan distribusi ke rumah-rumah warga. BACA SELENGKAPNYA >>

Hardiknas = Hari nDelik Nasional

Aku ngrasakke, beya kanggo sekolah saya suwe saya larang. Ning pikiranku kuwi isih lumrah merga reregan ya tambah larang. Basane sing keren, kuwi jenenge inplasi. Nanging, ana sing gawe prihatin. Pamarentah saiki malah ngetokake UU BHP -Undang-undang Badan Hukum Pendidikan.

Aku prihatin, undhang-undhang kuwi malah ndadekake kesempatan kanggo sekolah-sekolah, universitas-universitas, lan badan pendhidhikan liyane kanggo ngundhakke beya pendhidhikan ora sak lumrahe. Miturut Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi: BACA SELENGKAPNYA >>

Jaunty Jackalope

Oleh-oleh yang menyenangkan dari kopdar seru itu adalah sekeping CD dari mas Riyo yang berisi Ubuntu Linux terbaru -Jaunty Jackalope-. Saya memang sudah ngincer sejak lama rilis Ubuntu terbaru itu, namun berhubung keterbatasan akses internet saya tidak bisa melakukan upgrade. Berbeda pada waktu upgrade 8.10 yang memanfaatkan fasilitas upgrade di Ubuntu 8.04 (padahal tetap pesan 8.10 ke shipit dan fresh install saya lakukan di komputer Diki), kali ini, berbekal CD itu saya melalukan fresh install. Ada kekhawatiran mesin Celeron saya sudah nggak kuat, tapi kekhawatiran itu sirna oleh cerita pengalaman mas Riyo dimana Jaunty Jackalope ternyata lebih cepat dibanding Intrepid Ibex. BACA SELENGKAPNYA >>

Blontank bukan Klontang

Para sedulur mesthi akeh sing wis kenal Blontank alias Poerwoko. Apa maneh sedulur sing klebu member Komunitas Blogger Bengawan, mesthi kenal karo sesepuh komunitas kuwi. Blontank pancen njelehi, saking njelehine dikenal ning ngendi-endi. Malah ana sing njuluki Blontank The Famous, artine, Blontank nganggo sepatu merek Famous. (lmao) Aku kenal Blontank durung suwe, senajan ngerti jenenge wes udakara rong tahun telung taun kepungkur. Sepisan maneh, Blontank pancen terkenal. Aku ra ngerti, terkenale merga Blontank kuwi budayawan, seniman, jurnalis, utawa merga salah nulis jenenge. BACA SELENGKAPNYA>>

Politikana

Senin malem Selasa 27 April 2009, saya berkesempatan menghadiri Launching Politikana.Com… Saya datang atas undangan pak Didi Nugrahadi via email. Dari Solo, selain saya hadir juga BlontankPoer yang Mbois. Namun, saya tidak barengan pakdhe Blontank, karena kepergian saya ke Jakarta juga untuk menyelesaikan beberapa urusan pekerjaan.
BACA SELENGKAPNYA >>

Cerita Pemerkosaan

Diperkosa sama artinya dengan dipaksa dengan kekerasan. Entah untuk melakukan sesuatu, atau diperlakukan sesuatu. Pokoknya dipaksa… Pemerkosaan bisa menimpa siapa saja. Bisa anak-anak, remaja, dewasa, tua, kakek, nenek, laki-laki perempuan, pokoknya manusia lah… Juga bisa menimpa hewan, binatang, mahluk hidup lainnya, bahkan juga bisa menimpa benda-benda tak bernyawa. Tentunya itu kalau perkosa atau paksa tu diartinya sangat luas… Tapi, kata “perkosa” seringkali digunakan untuk pemaksaan yang berkaitan dengan seks. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Dalam Jaringan, artinya adalah sebagai berikut:
BACA SELENGKAPNYA >>

PJU

Lampu penerangan jalan memang sangat diperlukan. Di beberapa daerah, pengadaan lampu penerangan jalan ditanggung oleh pemkot/pemkab setempat. Pemakaiannya ditagihkan ke keuangan daerah. Di banyak kampung dan perumahan, pengadaan lampu penerangan jalan seringkali ditanggung warga secara swadaya. Tidak ada penagihan pemakaian karena di setiap pembayaran rekening listrik sudah ada tagihan pemakaian lampu penerangan jalan.\
BACA SELENGKAPNYA >>

Kisah Sepatuku

Saya memiliki sepasang sepatu berwarna coklat. Walaupun harganya tidak mahal -hanya seratusan ribu-, saya sangat menyukainya. Dipakainya enak, banyak ventilasinya sehingga kaki saya tidak pernah bau, sol-nya kuat, -cocok untuk segala medan, juga nyaman untuk mengendarai motor dan nyetir-, kulitnya lumayan bagus, modelnya tidak resmi sesuai dengan kepribadian saya. Sudah hampir dua tahun sepatu itu setia menemani. Berbagai tempat sudah disinggahi, dari ujung timur sampai ujung barat pulau Jawa. Luar Jawa bahkan luar negeri juga pernah disinggahi sepatu itu. Di wilayah Jawa Tengah sudah terlalu banyak tempat yang dirambah sol sepatu itu. Bahkan, pernah tiga kali sampai ke Rumah GenthoKelir mengendarai tiga motor berbeda. Sayangnya, tiga kali mengunjungi GenthoKelir itu si sepatu selalu dalam keadaan basah karena kehujanan. Dan lagi-lagi di berbagai tempat masih sering kebasahan. BACA SELENGKAPNYA >>

Tabulasi KPU Super Lelet Pemilu 2009

(thinking) Pemilu 1999 kok bisa lebih cepat ya, padahal waktu itu belum menggunakan IT yang menelan ratusan milyar rupiah. Ah… kelambanan itu bisa jadi hanya angan-angan saya saja, siapa tahu menjelang batas waktu bisa dikebut, se-ngebut-ngebutnya. Persis seperti anak SD “ngerek” bendera saat upacara. Di awal lagu Indonesia Raya, khidmat banget, bendera naik pelan-pelan… Di akhir lagu, karena bendera masih jauh dari puncak tiang, ditariklah sekencang-kencangnya… (lmao) BACA SELENGKAPNYA >>

Wereng Coklat

Sedulur sekalian sudah tahu wereng coklat kan? Itu lho, hama padi yang seringkali menjadi momok bagi petani! Ya, wereng coklat memang termasuk musuh tanaman padi. Gerombolan wereng itu merusak tanaman padi sehingga malas mengeluarkan bulir-bulir padi yang diharapkan petani.

Kemarin, waktu cangkrukan di sebuah perempatan di tengah kota Semarang, ada pembicaraan ramai di antara tukang ojek, calo-calo bus, pengamen, pedagang asongan, tukang parkir, dan beberapa orang yang kebetulan nongkrong di sana, termasuk saya. Mereka membicarakan “Wereng Coklat” yang kebetulan sedang mengadakan razia tidak jauh dari perempatan itu. BACA SELENGKAPNYA >>

Parkir Simpang Lima

Banyak pedagang kaki lima berjualan aneka makanan memarkir gerobaknya di seputar Simpang Lima. Ada yang khusus berjualan di siang hari, banyak pula yang berjualan di malam hari. Saking banyaknya, sampai-sampai meluber ke simpangnya yang memang berjumlah lima.

Dulu saya pernah berpikir, betapa susahnya berjualan di Simpang Lima. Pagi dan sore harus mendorong-dorong gerobak untuk dibawa pulang pergi, padahal belum tentu rumahnya dekat. Yang lebih cerdas, tentunya akan membuat warung mobil, tinggal parkir, buka dasar, setelah selesai packing lagi ke dalam mobil dan brum…brum… pulanglah si penjual itu. BACA SELENGKAPNYA >>

Rel di Pinggir Rawa

Para sedulur yang pernah melewati jalur darat Semarang-Solo, dapat dipastikan melewati Tuntang di sekitar Rawa Pening di perbatasan Ambarawa-Salatiga. Tuntang, merupakan salah satu saksi sejarah perkereta-apian di Indonesia. Ada sebuah stasiun tua peninggalan “Naamlooze Venootschap Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij” (NV. NISM) dari jaman pemerintahan Hindia Belanda, yang sekarang sudah tidak berfungsi lagi. Stasiun kecil itu terletak di jalur kereta api tua dari Kedungjati-Bringin-Tuntang-Ambarawa-Jambu-Bedono. Sebelumnya, jalur itu tersambung dengan jalur Semarang-Solo via Gundih yang sampai sekarang masih berfungsi, dan sesudahnya terhubung dengan jalur tua ke Magelang yang juga tinggal kenangan. BACA SELENGKAPNYA >>