Ketika ikut Amprokan Blogger 2010 tanggal 6-7 Maret yang baru lalu, saya bertemu dengan seseorang yang PD-nya nggak terukur. Pokoknya sok ganteng banget... Sebetulnya saya sudah kenal namanya ~dia memang orang terkenal~, namun hanya kenal nama doang, tahu namanya belum pernah bertemu langsung dengan orangnya. Orang aneh itu bermana Nukman Luthfie ~selanjutnya saya sebut saya Cah Gembagus (Sok Ganteng) begitu saja lah~. Kata orang-orang yang sudah kenal, dia itu sebetulnya ahli nuklir tapi alih profesi banting stir menjadi pakar pemasaran, pakar sosial media, dan pakar-pakar lainnya termasuk pakar sok ganteng, pokoknya berbeda jauh dengan urusan pernukliran.
Kata orang-orang yang sudah tahu, dia itu orang asli Kendal (wah... (thinking) sama dong dengan Harun si kanibal di mBatam yang makan daging temannya sendiri itu)... (doh) kata orang-orang yang sukanya mencari-cari keburukan orang lain ~itu lho seperti infotainment di televisi~, Cah Gembagus itu dulu sekolahnya di SMA 3 (es-em-a telu) Semarang. Tapi, menurut kakakku yang pernak sekelas waktu SMA dulu, walaupun sok ganteng Nukman itu orangnya baik hati.
Ah sudahlah, tidak usah bergunjing, nanti bisa bikin merah telinga.Yang jelas, soal kepiawaian, saya mengakuinya. Ketika dia menjadi narasumber di Seminar Interaktif Amprokan Blogger 2010, kelihatan sekali kalau Cah Gembagus itu bisa menjelaskan dengan tepat dan tuntas, semua pembicaraannya berbobot, tidak pelit untuk berbagi ilmu walaupun ilmunya tidak sembarang orang bisa menguasainya. Sedikit demi sedikit dan terperinci Cah Gembagus menjelaskan masalah perilaku online atau online behavior dari awal sampai akhir.
Jujur saja, walaupun saat mengikuti Seminar Interaktif itu saya banyak bergurau, tapi saya tetap menyimak dengan serius. Akhirnya, terasa sekali kalau masih banyak hal yang saya belum mengetahuinya, rasanya seperti tambah bodoh dan termotivasi untuk lebih banyak belajar.
Gambar dari mas Dhodie, diedit dan ditambah seperlunya dengan gambar lain dari Google...


